Matahari dan Bulan merupakan cerita dongeng Korea yang terkenal, menceritakan tentang asal-usul pembentukan Matahari dan Bulan yang ada sekarang ini. Mau tahu ceritanya? Yuk baca sama-sama!

Dongeng dari Negara Korea Selatan – Matahari dan Bulan
Dulu sekali, hiduplah seorang wanita miskin dengan kedua anaknya yang bernama Kusuf dan Khusuf (silakan baca penjelasannya di bawah ini). Dia bekerja di rumah keluarga lain.
Suatu hari, di rumah keluarga majikannya ada pesta yang dihadiri beberapa orang kaya. Ada sisa beberapa kue beras. Wanita miskin ini membawa beberapa kue beras untuk diberikan pada kedua putrinya.
Dongeng dari Negara Korea Selatan – Matahari dan Bulan
Dalam perjalanan pulang, dia berpapasan dengan harimau besar. “Beri aku sepotong kue beras, maka takkan kumakan dirimu,” kata harimau. Wanita itu memberikan sepotong kue beras untuk harimau, tapi harimau terus mengikutinya.
“Beri aku sepotong kue beras lagi, maka aku takkan memakanmu,” harimau menambahkan. Wanita itu memberikan sepotong kue beras untuk harimau. Harimau itu terus meminta pada wanita itu kue beras lagi, dan wanita itu menyerahkan semua kue beras miliknya pada harimau. Karena dia tidak lagi memiliki kue beras, maka harimau pun memakannya.
Dongeng dari Negara Korea Selatan – Matahari dan Bulan
Diceritakan dalam dongeng dari korea selatan ini, harimau mengenakan pakaian wanita itu dan pergi ke rumahnya. Dia berpura-pura menjadi ibunya anak-anak. “Buka pintu, Sayang,” kata harimau.
“Kau bukan ibuku. Suaramu terlalu serak. Suara ibuku lembut,” kata Khusuf. Kusuf kemudian meminta ibu gadungan itu untuk menunjukkan tangannya. Harimau pun menjulurkan tangannya yang penuh bulu pada mereka. Keduanya sepakat jika tangan ibu mereka jauh lebih putih dibandingkan dengan tangan seseorang yang mengaku sebagai ibunya yang lebih gelap dan ditumbuhi banyak bulu.
Dongeng dari Negara Korea Selatan – Matahari dan Bulan
Harimau tak kurang akal. Dia menutupi tangannya dengan tepung. Kemudian, dia kembali menunjukkan tangan putih pada Khusuf dan Kusuf. Mereka berdua pun percaya jika harimau itu adalah ibu mereka. Karena itu, mereka membukakan pintu. Begitu masuk ke dalam rumah, harimau segera ke dapur. Dia mengaku ingin membuatkan Khusuf dan Kusuf makan malam.
Khusuf melihat ekor di belakang ibunya. Dia berkeyakinan ibunya bukanlah ibunya. “Dia bukan ibu kita. Dia harimau!” katanya, “Kita harus kabur secepatnya dari sini!”
Dongeng dari Negara Korea Selatan – Matahari dan Bulan
Khusuf-Kusuf pun keluar rumah dan segera memanjat ke pohon dekat sumur rumah. Harimau kebingungan mencari mereka, tapi dia melihat bayangan Khusuf-Kusuf di air sumur. “Kalian di sumur rupanya. Aku akan mengambil kalian dengan mangkuk,” kata harimau.
Kusuf terkikik mendengar tingkah laku harimau. Tawa Kusuf justru membuat harimau tahu jika Khusuf-Kusuf berada di atas pohon. Harimau coba memanjatnya, tapi tak bisa. Dia bertanya bagaimana mereka berdua bisa naik ke atas pohon? Khusuf menjawab supaya harimau memberikan sedikit minyak di tangannya.
Dongeng dari Negara Korea Selatan – Matahari dan Bulan
Harimau mengikuti saran Khusuf. Kemudian dia coba memanjat pohon lagi, tapi itu malah membuatnya tergelincir ke bawah. Kusuf terkikik lagi. Dia memberitahu harimau untuk membuat ceruk kecil di batang pohon dengan kapak sebagai “tangga” naik. Harimau mengikuti saran Kusuf. Sontak Khusuf-Kusuf ketakutan.
Khusuf-Kusuf pun berdoa kepada Tuhan YME supaya menjulurkan tali pada mereka, sehingga mereka bisa selamat.
Dongeng dari Negara Korea Selatan – Matahari dan Bulan
Tak lama, sebuah tali jatuh dari atas langit. Khusuf-Kusuf memegang tali itu dan naik ke atas. Harimau pun tak bisa menangkap mereka berdua. Harimau pun berdoa supaya Tuhan YME menjulurkan tali untuknya juga. Doa itu dimakbulkan. Harimau mengambil tali tersebut dan segera naik ke atas, tapi itu tidak lama karena tali yang dipakainya memanjat putus. Dia pun jatuh kembali ke bumi.
Khusuf-Kusuf naik terus ke langit. Khusuf menjadi bulan dan Kusuf menjadi matahari. Selesai!
Itulah cerita dongeng korea yang terkenal tentang asal-usul Matahari dan Bulan yang terkenal di Korea Selatan. Menurut kalian cerita ini lucu atau justru menyeramkan. Silakan komentar ya! (Cerita Anak Kecil)
* Ceritanakecil sengaja memberikan nama pada karakter dua anak, Khusuf dan Kusuf, supaya lebih mudah dipahami. Tidak ada tujuan apapun.Ilustrasi by Your Karma.
0 $type={blogger}:
Posting Komentar